'c1k4dutz666 was here.... Pengetahuan dan Harapan Masyarakat Terhadap Pemilu 2009 | Survei Indo Barometer


Loading...
Indo Barometer
Survei
Indo Barometer
Barometer Prilaku Masyarakat Indonesia
Pengetahuan dan Harapan Masyarakat Terhadap Pemilu 2009?

Jumat 26 Desember 2008
Download File


Pemilu legislatif 2009 tinggal 3 bulan lagi. Pemilu dilaksanakan dengan biaya sangat besar. Biaya ini dikeluarkan dengan satu harapan dasar : pemilu akan membawa keadaan  Indonesia menjadi lebih baik.
Dalam pemilu, banyak stakeholder yang terlibat: masyarakat sebagai  pemilih, KPU sebagai penyelenggara pemilu, Bawaslu sebagai pengawas  pemilu, caleg sebagai kontestan, dst.

 Bagaimana pengetahuan pemilih tentang waktu pelaksanaan pemilu  legislatif? Tentang tata cara memberikan suara? Memberikan pilihan?  Tentang KPU dan Bawaslu? Bagaimana harapan mereka tentang keadaan  Indonesia secara umum? Secara spesifik, misalnya terhadap masalah  pendidikan, kesehatan, sembako, pengangguran?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas maka Indo Barometer  melaksanakan survei nasional pada pertengahan sampai akhir Desember 2008  yang lalu. Temuan-temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi para stake  holder di atas agar dapat menghasilkan pemilu yang berkualitas.

PENDAFTARAN PEMILIH

Kala ditanyakan apakah para  calon pemilih, apakah sudah merasa terdaftar sebagai pemilih dalam  pemilu tahun 2009 nanti? Sebanyak 67,2% responden yang merasa sudah  terdaftar sebagai pemilih pada pemilu nanti. Ini angka yang  mengkhawatirkan karena mengindikasikan potensi golput administratif  terbilang besar.

Kala ditanyakan tentang pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009  dilaksanakan pada bulan apa, ternyata pengetahuan pemilih masih cukup  rendah. Baru separuh (51,8% ) dari pemilih yang mengetahui dengan benar  kapan pemilu legislatif 2009 akan dilaksanakan, yakni 9 April 2009. itu  artinya, sosialisasi KPU masih belum optimal.

Hal lain yang cukup menarik adalah tata cara pencoblosan. Ternyata  pemilih masih cukup lekat dengan cara mencoblos (61,3%), bukan  mencontreng (24,6%). Tentu hal ini menjadi ancaman serius terhadap  terjadinya kerusakan kertas suara. Hal ini tentu memerlukan sosialisasi  yang lebih baik lagi.

Yang cukup menarik adalah tentang penilaian masyarakat terhadap hasil  pemilu 2009 mendatang. 56,3% pemilih cukup yakin kondisi Indonesia akan  menjadi lebih baik setelah pemilu 2009, 34,9% pemilih tidak cukup yakin  dan 8,7% tidak menjawab.

Dibidang ekonomi, sekitar 50,8% pemilih yakin keadaan akan menjadi  lebih baik, 39,8% tidak yakin dan 9,5% tidak menjawab.

Dibidang Politik, sekitar 52,1% pemilih yakin keadaan akan menjadi  lebih baik, 33,8%% tidak yakin dan 14,1% tidak menjawab.

Dibidang hukum, sekitar 58,7% pemilih yakin keadaan akan menjadi  leboh baik, 30,4% tidak yakin dan 10,8% tidak menjawab


z