Loading...
Indo Barometer
Analisa
Indo Barometer
Barometer Prilaku Masyarakat Indonesia
Survei Indo Barometer: Popularitas Jokowi Turun

Selasa 07 April 2015


6 April, 2015 - 18:32

JAKARTA (PRLM).-Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari merilis survei nasional terhadap kepuasan publik jelang enam bulan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) masih belum memuaskan jauh dibawah angka 75 persen yakni hanya sebesar 57,5 persen. Sementara JK sebesar 52,3 persen.

Qodari memaparkan dalam survei bertajuk "Jelang Enam Bulan Pemerintahan Jokowi-JK" di Jakarta, Senin (6/4) tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi hanya sebesar 57,5 persen dan 3,2 persen menyatakan sangat puas. Sedangkan mereka yang kurang puas tercatat 33,8 persen dan tidak puas sama sekali 3,7 persen.

"Persoalan ekonomi menjadi masalah paling penting yang harus mendapat perhatian pemerintah, yakni sebesar 21,6 persen. Masalah penting lainnya menurut pendapat responden adalah mahalnya harga kebutuhan pokok, yakni sebesar 19,6persen," kata Qodari.

Sedangkan sulitnya mencari pekerjaan dan meningkatnya angka kemiskinan dipandang sebagai masalah penting dengan porsi masing-masing 8,4 persen dan 6,7 persen.

Hal menarik dari hasil temuan itu adalah dimasukannya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) sebagai permasalahan yang juga paling penting yang harus mendapat perhatian pemerintah dengan angka 14,6 persen. Artinya, masalah KKN tetap harus menjadi perhatian pemerintah untuk diselesaikan pemerintahan Jokowi-JK.

Sementara tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara tertinggi ditempati lembaga Presiden (88,3 persen), kemudian di bawahnya institusi TNI (88,2 persen), dan disusul organisasi agama seperti NU, Muhammadiyah dan sebagainya (84,8 persen).

"Rendahnya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah juga diikuti oleh rendahnya ketidakpuasan masyarakat terhadap Kabinet Kerja," ujar Qodari.

Menurutnya, masyarakat yang cukup puas kepada kinerja kabinet hanya sebesar 45,3 persen dan sangat puas 1,5 persen. Sedangkan mereka yang kurang puas sebesar 31,2 persen dan tidak puas sama sekali 2,2 persen.

"Hanya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang paling dikenal publik (32,1 persen) dan dinilai bagus kinerjanya (24,1 persen)," kata Qodari.

Hasil survei menyebutkan bahwa menteri paling dikenal publik; Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (32,1 persen), Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (9,6 persen) dan disusul Menteri Budaya Dikdasmen, Anies Baswedan (6,5 persen).

Sementara menteri yang kinerjanya bagus, menempati urutan teratas, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (24,1 persen), disusul Menteri Budaya Dikdasmen, Anies Baswedan (3,9 persen) dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (3,4 persen).

Sedangkan tingkat kepercayaan publik terendah ditempati oleh partai politik (38,9 persen), media sosial--twitter, facebook (45,3 persen) dan DPR (56 persen).

Menurut Qodari ,hasil survei ini memberikan peringatan kepada pemerintahan Presiden Jokowi-JK.

"Jadi dari hasil survei ini pesannya jelas, cepat-cepat harus segera dilakukan perbaikan-perbaikan mumpung tingkat kepercayaan terhadap lembaga kepresidenan masih tinggi meskipun kepercayaan terhadap presiden lebih rendah," kata Qodari.

Selain tingkat kepuasan terhadap kinerja, survei ini juga dianggap penting mengetahui penilaian publik terhadap capaian Nawa Cita, maupun kinerja para menterinya.

Selain juga dilihat penilaian publik tehadap isu-isu besar seperti konflik KPK-Polri dan hukuman mati untuk pengedar narkoba. "Ini subyektifitas publik," ujarnya.

Qodari menjelaskan, waktu pengumpulan data pada 15 hingga 25 Maret 2015. Survei ini dilaksanakan di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden 1.200 orang (margin of error ± 3,0 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden dipilih dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. (Sjafri Ali/A-89)***

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/politik/2015/04/06/322523/survey-indobarometer-popularitas-jokowi-turun

z